<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9951">
 <titleInfo>
  <title>Peran Komunikasi Terapeutik Dokter Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Dalam Menangani Pasien Hipertensi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Natalie Frederika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi memegang peran penting dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan penyakit kronis seperti hipertensi yang membutuhkan kepatuhan jangka panjang dari pasien. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi masih menjadi tantangan di Indonesia, yang sering kali disebabkan oleh persepsi keliru pasien terhadap kondisi kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi terapeutik dokter dalam menangani pasien hipertensi di RSUD Pasar Minggu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima orang dokter yang menangani pasien hipertensi, serta observasi langsung proses komunikasi klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik yang mencakup pemberian informasi yang jelas, empati, serta kemampuan mendengarkan secara aktif dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Komunikasi yang efektif juga membantu membangun hubungan dokter-pasien yang lebih kuat, yang berkontribusi pada keberhasilan terapi. Dengan demikian, pelatihan komunikasi bagi tenaga medis menjadi penting untuk meningkatkan kualitas interaksi dan menekan angka ketidakpatuhan pasien.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi terapeutik, Dokter, Hipertensi, Kepatuhan pasien, Rumah Sakit</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Wulan Yulianti, M.I.Kom.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Natalie Frederika</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.108.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S103069SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.108.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9951</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-05 13:51:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-07 10:16:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>