<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9933">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Strategi Komunikasi Hubungan Masyarakat Perum BULOG dalam Menanggapi Isu Impor Beras Tahun 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raida Larasati Martin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perum BULOG, badan usaha milik negara yang bertanggung jawab dalam mengelola rantai pasok pangan di Indonesia, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ketersediaan beras, terutama ketika produksi domestik menurun dan impor beras menjadi solusi yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi hubungan masyarakat yang diterapkan oleh Perum BULOG dalam menanggapi isu impor beras tahun 2024. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis menggunakan teori excellence dan konsep manajemen isu oleh Chase dan Jones, yang mencakup lima tahapan: identifikasi isu, analisis isu, perumusan program, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan Masyarakat Perum BULOG melaksanakan tahapan-tahapan tersebut dengan cukup baik, melalui upaya seperti pemantauan media, konferensi pers, serta pemanfaatan media sosial dan media massa. Namun, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, mengelola sentimen negatif publik terkait isu impor beras yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan publik, dan menerapkan faktor excellence dengan lebih baik. Secara akademis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian strategi komunikasi dalam konteks badan usaha milik negara. Secara praktis, temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi organisasi dalam menerapkan manajemen isu secara sistematis, mengembangkan strategi komunikasi dua arah yang lebih partisipatif, serta mengoptimalkan hubungan dengan media sebagai mitra strategis.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Hubungan Masyarakat, BULOG, Isu Impor Beras, Manajemen Isu</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Ni Putu Limarandani.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Raida Larasati Martin</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.126.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S103051SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.126.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9933</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 16:38:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 15:11:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>