Record Detail
Advanced SearchText
Gerakan Cancel Culture #BoikotScarlett
Manajemen krisis merupakan aspek penting dalam praktik Public Relations (PR), terutama di era digital ketika persepsi publik dapat berubah dengan cepat karena dinamika media sosial. Salah satu fenomena yang sering menyebabkan krisis reputasi bagi perusahaan adalah cancel culture, sebuah gerakan kolektif yang menolak individu atau merek yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai sosial tertentu. Fenomena ini semakin marak, salah satunya berdampak pada perusahaan kecantikan lokal, Scarlett Whitening. Gerakan cancel culture #BoikotScarlett muncul karena video yang diunggah oleh CEO Scarlett Whitening di Instagram yang dianggap berpihak pada Israel di tengah konflik Israel-Palestina. Hal ini memicu kritik publik dan seruan boikot yang menyebar luas di media sosial, sehingga berdampak pada reputasi merek dan menurunkan minat konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen krisis Scarlett Whitening dilakukan dalam menghadapi cancel culture, serta faktor-faktor yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam gerakan ini. Teori yang digunakan adalah teori Gerakan Sosial Baru yang menjelaskan bagaimana kelompok sosial berkumpul dan bertindak untuk menyelesaikan masalah yang dianggap penting. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa #BoikotScarlett cancel culture adalah contoh nyata bagaimana media sosial dapat memobilisasi opini publik dan mengubah citra merek dalam waktu singkat. Meski Scarlett Whitening telah membuat klarifikasi dan strategi komunikasi krisis, tanggapannya dinilai kurang tegas, membuat gerakan boikot masih terus berlanjut. Studi ini menekankan bahwa perusahaan perlu menerapkan strategi manajemen masalah yang lebih efektif dan cermat dalam praktik komunikasi perusahaan mereka untuk menghindari dampak negatif dari cancel culture dan menjaga reputasi merek.
Kata Kunci: Budaya Pembatalan, Manajemen Krisis, Gerakan Sosial Baru
Availability
| S103022SP | S1.PRDC.165.25 | Hanya Tersedia Softcopy | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
S1.PRDC.165.25
|
| Publisher | LSPR : Jakarta., 2025 |
| Collation |
-
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
NONE
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






