<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9863">
 <titleInfo>
  <title>Evaluasi Pemanfaatan Media Sosial di KBRI Washington, D.C untuk Meningkatkan Literasi Media dan Layanan Publik bagi Masyarakat Indonesia di AS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eko Jasindo Riyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa transformasi signifikan dalam layanan publik, termasuk pelayanan konsuler di KBRI Washington, D.C. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi media sosial dalam mendukung kemudahan pengurusan dokumen konsuler, mengidentifikasi tantangan sosialisasi layanan lapor diri online, menganalisis pola komunikasi media sosial, serta memahami penting pentingnya literasi media sosial bagi WNI di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan analisis dokumen, melibatkan beberapa narasumber dari KBRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi media sosial saat mendukung efisiensi dan aksesibilitas layanan konsuler. Namun tantangan seperti penyebaran hoaks dan kurangnya literasi digital pada sebagian masyarakat masih menjadi kendala. Pola komunikasi media sosial yang diterapkan KBRI melibatkan platform seperti Instagram, X, YouTube dan aplikasi Portal Peduli WNI yang berfungsi sebagai alat komunikasi interaktif untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan institusi. Penelitian ini menyorati pentingnya pelatihan literasi media sosial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital secara optimal. Implikasi penelitian ini meliputi perlunya strategi edukasi literasi media sosial yang berkelanjutan, serta penguatan sistem komunikasi digital untuk mendukung diplomasi publik yang inklusif dan efisien di era digital. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Literasi Media Sosial, Layanan Konsuler, Porta Peduli WNI, Media Sosial, Diplomasi Digital.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ari S. Widodo, Ph.D.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Eko Jasindo Riyanto</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.200.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102981SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.200.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9863</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 16:00:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-05 11:46:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>