<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9834">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Komunikasi Digital Cipete Creative District dalam Membangun Ekosistem Bisnis Kreatif melalui Media Sosial</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Megan Arvina Ramelan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital Cipete Creative District dalam membangun ekosistem bisnis kreatif melalui media sosial, khususnya Instagram. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi yang diterapkan Cipete Creative District dalam membentuk identitas kawasan, memperkuat keterlibatan komunitas, dan membangun rasa memiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cipete Creative District telah berhasil menciptakan identitas visual yang kuat dan menarik, namun belum sepenuhnya efektif dalam menciptakan interaksi mendalam dengan audiens. Daya tarik visual melalui konten seperti reels belum diikuti oleh keterlibatan emosional dan partisipatif yang signifikan dari pengikutnya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi komunikasi digital melalui pendekatan storytelling berbasis sejarah lokal dan keterlibatan tokoh bisnis sebagai sosok komunitas sebagai narasi utama. Konsep digital placemaking dan community-based branding menjadi relevan dalam memperkuat peran media sosial sebagai ruang interaksi dan kolaborasi yang inklusif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori komunikasi digital dan praktik kehumasan di era transformasi digital, khususnya dalam konteks pembangunan kawasan bisnis kreatif berbasis komunitas di media sosial.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi Digital, Humas Digital, Ekosistem Bisnis Kreatif, Media Sosial, Instagram</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Muhamad Hidayat, M.I.Kom</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Megan Arvina Ramelan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.220.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102952SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.220.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9834</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 14:23:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 11:57:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>