<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9820">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Marketing Public Relations Arsy Tourism Dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Puspita Laksmi Mahadewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Arsy Tourism merupakan perusahaan jasa pariwisata yang berdiri sejak 2019 dan mampu bertahan pasca pandemi COVID-19. Di tengah persaingan ketat industri biro perjalanan, Arsy Tourism perlu mengoptimalkan strategi pemasaran untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, terutama dari segmen korporasi dan instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing public relations Arsy Tourism dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dengan pendekatan three ways strategy: push, pull, dan pass. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pihak internal perusahaan, pelanggan, dan pakar public relations marketing communication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi push dilakukan melalui komunikasi langsung dan kunjungan berkala, namun belum didukung oleh dokumentasi digital. Strategi pull diterapkan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok, tetapi masih kurang optimal dari segi interaktivitas, konten, dan pemanfaatan electronic word of mouth. Strategi pass tampak dalam kegiatan sosial dan program loyalitas, namun belum dimanfaatkan untuk membentuk citra secara digital. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi marketing public relations Arsy Tourism belum berjalan secara terintegrasi dan belum maksimal dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penguatan strategi digital, pengelolaan media sosial berbasis partisipasi, serta sinergi antara pendekatan offline dan online diperlukan untuk memperkuat loyalitas dan citra perusahaan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Marketing Public Relations, Loyalitas Pelanggan, Three Ways Strategy</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Latifa Ramonita, M.I.Kom.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Puspita Laksmi Mahadewi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.231.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102940SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.231.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9820</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 13:06:12</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 11:00:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>