<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9673">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Penggunaan Media Sosial Instagram Untuk Meningkatkan Kesadaran Merek Milklife Melalui Kampanye ‘Real Milk For Real Life</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Keshita Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial Instagram dalam meningkatkan kesadaran merek MilkLife melalui kampanye ‘Real Milk for Real Life’. Sebagai merek susu yang relatif baru di pasar Indonesia, MilkLife berupaya membedakan diri dari kompetitornya dengan menggunakan pendekatan emosional yang lebih personal melalui konten kampanye yang menggambarkan kehidupan nyata. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tim marketing MilkLife dan konsumen yang merupakan audiens target kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MilkLife telahl membangun kesadaran merek dan menciptakan ikatan emosional dengan audiens melalui teknik komunikasi persuasif, seperti empati dan partisipasi. Kampanye ini menjangkau tiga segmen audiens utama, yaitu Gen Z, pekerja kantoran, dan ibu dengan anak. Selain itu, MilkLife memanfaatkan Instagram sebagai saluran utama untuk menyampaikan pesan yang relevan dengan kehidupan audiens. Namun, penelitian ini juga menemukan kekurangan dalam hal representasi audiens yang lebih luas, karena KOL dan talent yang digunakan lebih dominan berbicara kepada audiens Gen Z, sedangkan ibu dengan anak dan pekerja kantoran kurang terwakili. Temuan penelitian ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi kampanye digital yang lebih inklusif dan relevan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Brand Awareness, Marketing Campaign, Komunikasi Persuasif, MilkLife</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Lamria Raya Fitriyani, M.Si</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Keshita Putri</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.053.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102796SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Hardcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.053.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9673</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 10:06:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-29 13:50:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>