<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9660">
 <titleInfo>
  <title>Perencanaan Teater Konferensi Meja Gundah Bertema Penyebab, Akibat, dan Pemulihan PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khalisha Cantara Ramadhany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) adalah gangguan yang bisa dialami setelah adanya peristiwa traumatis, seperti kekerasan fisik atau psikologis. Kemenkes (Kementerian Kesehatan RI) 2023 mengatakan sekitar 17 juta orang mengalami gangguan mental, dengan kurang lebih 1,5 juta orang di antaranya memiliki diagnosis PTSD. Menurut WHO 2024, sekitar 10% orang dewasa Indonesia memiliki gejala PTSD, dan terlaporkan bahwa 23% remaja Indonesia juga memiliki gejala PTSD akibat adanya kekerasan, baik fisik maupun emosional. Kondisi tersebut menyadarkan pentingnya memberi perhatian terhadap kondisi kesehatan mental di masyarakat, seperti tujuan teater “Konferensi Meja Gundah” yang mengangkat tema PTSD. Karakter utama pertunjukan tersebut memiliki trauma psikologis akibat kekerasan yang terjadi di ranah keluarga. Proyek ini menelusuri proses penyembuhan seseorang, mulai dari tahap penyangkalan hingga berdamai dengan luka, dengan pendekatan teori utama seni pertunjukan yang menggabungkan psikologi dan seni dan melibatkan setiap tahap produksi (pra, produksi, dan pasca) untuk menyebarluaskan kesadaran akan pentingnya dukungan terhadap pengidap gangguan mental, khususnya PTSD, serta peran penting layanan psikologis dalam proses penyembuhan mental.&#13;
&#13;
Kata Kunci:Seni Pertunjukan, Drama Psikologis, Teater, PTSD, Gangguan Mental, Psikologi Trauma</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Capstone Project</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Performing Art Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Maylaffayza Wiguna S.Sn., S.Sn., M.Sn</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Khalisha Cantara Ramadhany</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PAC.013.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102784SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PAC.013.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9660</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 15:33:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 13:21:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>