<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9640">
 <titleInfo>
  <title>Serpihan Jiwa:</title>
  <subTitle>Karya Audiovisual Sebagai Terapi Emosional Dalam Menghadapi Perpisahan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anya Putri Yuliandini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruth Gabriela</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serpihan Jiwa adalah sebuah karya audiovisual yang diciptakan sebagai bentuk terapi emosional untuk membantu individu dalam menghadapi perpisahan akibat kehilangan orang tersayang, khususnya karena kematian. Karya ini terinspirasi dari teori lima tahap kedukaan Elisabeth Kübler-Ross, yaitu penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Kelima tahapan tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk lagu dan video musik yang menggambarkan proses emosional yang kompleks dan bertahap.Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, survei pra-produksi melalui kuesioner, serta evaluasi respons audiens terhadap karya. Berdasarkan hasil yang diperoleh, karya ini mampu menyentuh sisi emosional penontonnya, membangkitkan empati, serta membuka ruang refleksi dan penyembuhan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa karya ini relevan dengan pengalaman pribadi mereka, dan membantu mereka merasa tidak sendirian dalam proses berduka.Melalui Serpihan Jiwa, terbukti bahwa seni dapat menjadi medium yang efektif untuk mendukung kesehatan mental. Musik dan visual tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang dapat membantu individu dalam memahami dan menerima kehilangan dengan lebih sehat.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: kedukaan, kehilangan, terapi emosional, audiovisual, kesehatan mental</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Patricia Vicky Sihombing, M.Si.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Capstone Project Grup</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Performing Art Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Anya Putri Yuliandini</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ruth Gabriela</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PAC.003.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102765SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PAC.003.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9640</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 14:20:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 11:17:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>