<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9331">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Stereotip Kecantikan Perempuan Pada Film Imperfect:</title>
  <subTitle>Karier, Cinta Dan Timbangan (Analisis Semiotika Roland Barthes)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lolitha Tika Dewi Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi stereotip kecantikan perempuan dalam film &quot;Imperfect: Karier, Cinta, dan Timbangan&quot; dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokus utama adalah pada bagaimana stereotip kecantikan dan body shaming digambarkan melalui dialog dan interaksi antar karakter serta simbolisme yang terkandung dalam adegan film. Metode yang digunakan adalah analisis semiotik dengan memperhatikan tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos, serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui pentad analisis dari Kenneth Burke dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film &quot;Imperfect&quot; secara kritis menggambarkan dampak negatif dari stereotip kecantikan yang sempit dan tidak realistis, yang sering kali diperkuat oleh media dan norma sosial. Stereotip ini mencakup penilaian terhadap kekurangan fisik dan menciptakan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan yang ideal. Dialog dan adegan dalam film menyoroti bagaimana persepsi kecantikan di Indonesia dipengaruhi oleh budaya, media, dan industri kecantikan, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi persepsi diri dan ketidakpercayaan diri pada individu yang tidak memenuhi standar tersebut. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menggunakan pendekatan analisis lain seperti analisis naratif atau analisis gender untuk mendapatkan perspektif yang lebih beragam, serta membandingkan representasi kecantikan perempuan dalam film &quot;Imperfect&quot; dengan film-film lain untuk melihat variasi dalam representasi tersebut. Penelitian ini juga menyarankan pentingnya mempromosikan keberagaman dalam representasi media dan mengembangkan kesadaran serta pendidikan tentang dampak negatif dari body shaming&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Film, Semiotika, Imperfect, Stereotip Kecantikan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yohannes Don Bosco Doho</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Lolitha Tika Dewi Amelia</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.MCM.035.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202701SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S2.MCM.035.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>rnyretheth.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9331</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 10:52:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-19 11:13:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>