<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9329">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Digital Marketing Dan Sikap Femvertising Pada Kampanye Real Beauty Terhadap Brand Image Dove</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kwindatu Tien Haryanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&quot;Perempuan selalu diidentifikasi dengan kecantikan. Kecantikan yang mana sudah dikotak-kotakan oleh lingkungan disekitar kita. Perempuan diperangkap oleh standar - standar kecantikan yang beredar bahwa cantik itu berkulit putih, berambut panjang, bertubuh kurus dan tinggi, dan masih banyak lagi standar - standar kecantikan lainnya yang diberikan kepada perempuan. Iklan – iklan yang kerap memilih model dengan stereotip cantik tersebut berpengaruh besar dalam menurunkan kepercayaan diri wanita. Banyak perempuan yang tidak merasa terwakilkan dalam iklan-iklan atau kampanye-kampanye yang dilihat melalui media (Digital Marketing). Hal ini menyebabkan kurangnya kepercayaan diri dalam diri perempuan. Dove hadir dengan kampanye Femvertisingnya, Real Beauty yang bertujuan untuk membantu wanita memiliki hubungan yang positif dengan kepercayaan dirinya.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu apakah terdapat dan seberapa besar pengaruh antara Digital Marketing, Femvertising dan Brand Image. Penelitian ini menggunakan metodologi Kuantitatif. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara Digital Marketing, dan Femvertising pada Kampanye Real Beauty terhadap Brand Image Dove sebesar 62,2%.&quot;&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Digital Marketing, Femvertising, Brand Image, Body Positivity, Real Beauty, Standar Kecantikan, Stereotip</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yuliana R. Prasetyawati</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kwindatu Tien Haryanto</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.MCM.033.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202698SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S2.MCM.033.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>rnyretheth.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9329</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 10:48:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-19 10:44:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>