<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9307">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Risk Communication Dan Social Media Risk Information Exposure Terhadap Tindakan Preventif Pada Tuberkulosis Melalui Risk Perception Di DKI Jakarta</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maharani Aliefya Rachim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risk communication dan social media risk information exposure terhadap tindakan preventif masyarakat terhadap Tuberkulosis melalui persepsi risiko di DKI Jakarta. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Health Belief Model (HBM), yang menjelaskan bagaimana persepsi risiko kesehatan dan keyakinan individu mempengaruhi perilaku preventif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 400 masyarakat DKI Jakarta berusia 15-54 tahun, yang dipilih karena usia ini merupakan usia produktif dan menjadi kelompok yang diharuskan melakukan tindakan preventif terhadap penyakit Tuberkulosis. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk communication dan social media risk information exposure secara signifikan mempengaruhi persepsi risiko dan tindakan preventif masyarakat. Selain itu, persepsi risiko terbukti memediasi hubungan antara risk communication dan social media risk information exposure dengan tindakan preventif. Temuan ini mendukung model HBM, yang menekankan pentingnya persepsi risiko dalam mendorong perilaku preventif. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan strategi komunikasi risiko oleh pemerintah dan lembaga terkait melalui media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif masyarakat terhadap Tuberkulosis. Pendekatan ini dapat menjadi panduan dalam perumusan kebijakan kesehatan yang lebih efektif di era digital.&#13;
&#13;
Risk Communication, Risk Perception, Social Media Risk Information Exposure, Tindakan Preventif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Corporate Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yuliana R. Prasetyawati</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Maharani Aliefya Rachim</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.PR-CC.008.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202675SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S2.PR-CC.008.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9307</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 10:11:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 13:54:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>