<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8993">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Komunikasi Eksternal PUSPENKUM Kejaksaan Agung RI dalam Pembentukan Citra Lembaga Pemerintah yang Humanis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Oktavira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam melakukan fungsi pelayanan terhadap masyarakat, komunikasi merupakan bagian dari pelayanan. Komunikasi dengan masyarakat adalah bentuk komunikasi eksternal yang dilakukan oleh Public Relations (PR) atau humas. Komunikasi Eksternal merupakan suatu proses pertukaran pesan antara organisasi/perusahaan dengan pihak luar organisasi atau yang disebut dengan khalayak ataupun sebaliknya. Pusat Penerangan Hukum (PUSPENKUM) berperan sebagai Humas Kejaksaan Agung RI (Kejagung). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi eksternal PUSPENKUM Kejaksaan Agung RI dalam pembentukan citra lembaga pemerintah yang humanis. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan teori excellence yang dikemukakan oleh Grunig&amp;Hunt, dengan 4 dimensi utama yaitu arah komunikasi, keseimbangan kepentingan antara kedua pihak (tujuan), saluran, dan dimensi etis. Wawancara dilakukan kepada 6 narasumber dari internal, eksternal dan ahli PR. Hasil penelitian menunjukkan Kejagung ingin dilihat sebagai lembaga pemerintah yang dekat dengan masyarakat, tanpa membedakan satu dengan yang lainnya. Strategi komunikasi eksternal yang dilakukan PUSPENKUM memiliki kontribusi dalam membentuk citra tersebut, namun masih belum maksimal. Hanya komunikasi tatap muka saja yang mendapatkan respon secara langsung, komunikasi yang menggunakan media online mayoritas belum mendapat tanggapan dari pihak Kejagung. Komunikasi eksternal PUSPENKUM terjadi 2 arah namun belum maksimal, kepentingan kedua pihak seimbang, saluran komunikasinya online dan offline, seluruh dasar dari kegiatan komunikasi eksternalnya disesuaikan pada aturan yang berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi eksternal, Citra, Komunikasi Pemerintah, Teori Excellence</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Anita Yunia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Salsabila Oktavira</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.199.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102374SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.199.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>rnyretheth.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8993</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-12 09:54:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-12 10:35:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>