<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8734">
 <titleInfo>
  <title>The Analysis of Conflicts in the Film Black Panther:</title>
  <subTitle>Wakanda Forever (2022)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Michelle Gioricka Tri Wulandari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari, terlebih pula di dunia hubungan internasional. Dikarenakan saking banyaknya konflik yang terjadi, maka harus juga ada strategi untuk menanganinya dan alangkah baiknya menyelesaikannya. Di era sekarang ada banyak cara untuk dapat mempelajari tentang konflik antar negara dan cara menanganinya, salah satunya adalah dengan menggunakan film. Dikarenakan ada jumlah film yang banyak dan bervariasi yang menampilkan konflik antar negara tersebut, dan selanjutnya bisa digunakan untuk dianalisis dan mengerti cara menangani konfliknya. Salah satu dari jumlah film tersebut adalah film yang diterbitkan di tahun 2022 Black Panther: Wakanda Forever. Film ini tak hanya menampilkan konflik antar negara akan tetapi juga menampilkan strategi yang sudah dikenal untuk menanganinya. Dengan riset ini yang menggunakan teori Dramatism oleh Kenneth Burke, dapat terlihat dengan lebih jelas alasan kenapa konflik-konflik ini bisa terjadi, penanganannya, dan kenapa penanganannya berhasil atau tidak. Dari situ dapat terlihat bahwa film yang mendapatkan penilaian yang tinggi dapat menjadi contoh sederhana untuk mengerti konflik dan penanganannya. Penelitian ini juga menunjukan bahwa sebuah karya pop-culture dapat menjadi refleksi konflik di dunia nyata dan metode mengendalikannya yang terdistorsi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Film, Konflik, Penanganan Konflik, Konflik Resolusi, Dramatism, Dramatistic Pentad, Guilt and Redemption Cycle.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rudi Sukandar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Michelle Gioricka Tri Wulandari</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.057.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102117SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.057.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8734</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-08 10:48:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-08 13:44:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>