<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8731">
 <titleInfo>
  <title>Peranan Yunus Emre Institute Dalam Turut Mempromosikan Kebudayaan Turki di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Luna Melia Achmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setelah Perang Dingin berakhir, kebijakan luar negeri Turki tidak lagi berfokus kepada penggunaan hard power, melainkan beralih dengan menggunakan soft power yang berbasis kepada sejarah dan kebudayaan Turki. Oleh karena itu, Pemerintah Turki mendirikan sebuah lembaga diplomasi publik bernama Yunus Emre Institute sebagai pusat kebudayaan yang berperan dalam memperkenalkan dan mempromosikan budaya Turki. Dengan adanya hubungan bilateral yang baik antara Turki dan Indonesia, maka Pemerintah Turki melalui Yunus Emre Institute melihat potensi dari penggunaan budaya untuk mencapai kepentingan nasionalnya, sehingga Yunus Emre Institute kemudian membuka cabang di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan Yunus Emre Institute dalam turut mempromosikan kebudayaan Turki di Indonesia melalui program-program yang telah mereka rancang. Teori yang digunakan adalah soft power, diplomasi publik, dan diplomasi budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana data yang didapatkan merupakan hasil dari wawancara dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian mengungkapkan Yunus Emre Institute telah berperan penting dalam memperkenalkan kebudayaan Turki melalui Program Bahasa dan Program Budaya &amp; Seni. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Yunus Emre Institute telah menarik perhatian masyarakat Indonesia dan memperluas pemahaman masyarakat Indonesia terhadap kebudayaan Turki. Adanya keterbatasan kantor cabang Yunus Emre Institute di Indonesia, diharapkan untuk kedepannya dapat memperluas jaringan kantor cabangnya di seluruh Indonesia, sehingga Yunus Emre Institute dapat meningkatkan intensitas aktivitas promosinya dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Soft Power, Diplomasi Publik, Diplomasi Budaya, Hubungan Bilateral Turki-Indonesia, Yunus Emre Institute.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yuwono A. Putranto</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Luna Melia Achmad</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.054.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102114SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.054.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8731</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-08 10:35:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-08 11:55:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>