<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8682">
 <titleInfo>
  <title>Perencanaan Strategi Diplomasi Makanan di Indonesia Melalui Produk Minuman Tradisional “Loloh Jamu“</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devita Ravani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IIndonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa, baik dari segi rempah maupun makanannya. Keberagaman rempah dan makanan di Indonesia menjadi sebuah simbol warisan budaya dan potensi strategis global. Makanan bukan hanya kebutuhan pokok, tetapi juga memiliki peran penting dalam hubungan internasional melalui Gastrodiplomasi. Gastrodiplomasi merupakan jenis dari diplomasi publik yang berhubungan dengan pembentukan citra suatu negara. Pada perencanaan ini pembuat karya berfokus pada kegiatan diplomasi makanan di Indonesia, terutama setelah fenomena gastrodiplomasi yang terjadi. Saat ini Indonesia memiliki program gastrodiplomasinya dengan tema Spice Up The World. Tema ini berfokus pada pengembangan restaurant dan pengenalan rempah asli Indonesia namun kegiatan gastrodiplomasi di Indonesia masih cukup terbilang seasonal, hadir ketika adanya event atau acara kenegaraan saja. Melalui konsep dan fenomena yang berlangsung, pembuat karya membuat perencanaan strategi diplomasi makanan dengan menggunakan Loloh jamu sebagai alat diplomasi makanan. Penggunaan loloh jamu pada perencanaan ini dikarenakan jamu merupakan tradisi budaya yang diturunkan dari generasi ke genarisi. Namun awareness tentang jamu pada generasi saat ini masih sangat lah kurang. Selain itu jamu juga merupakan minuman yang mengandung rempah rempah asli Indonesia. Perencanaan ini menggunakann teori diplomasi publik baru sebagai acuan dalam membantu mebuat strategi diplomasi makanan. Oleh karena itu sebagai mahasiswa jurusan International relations, pembuat karya memilih untuk membuat perencanaan strategi diplomasi makanan untuk dapat menyampaiakan pesan dan menjadikan loloh jamu sebagai alat diplomasi makanan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Rempah, Diplomasi, Gastrodiplomasi, Jamu, Teori diplomasi public baru, Budaya.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>non skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Daniari Setiawati</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>International Relations Communication (E-Learning </topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Devita Ravani</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IRC.005.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102064SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IRC.005.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cober_skrip.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8682</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-05 11:55:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-06 10:01:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>