<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8260">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi Pemasaran Miss Daisy Indonesia Melalui Key Opinion Leader TikTok dalam Menarik Minat Konsumen</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Venesia Chandra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai pendatang baru dalam industri perawatan diri dan kesehatan di Indonesia, Miss Daisy merek perawatan rambut dari Taiwan yang hanya dijualkan melalui daring ini telah secara konsisten menerapkan berbagai cara komunikasi pemasaran untuk memasarkan produknya, salah satu strategi yang paling banyak mereka gunakan adalah melalui pemimpin opini di media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa apakah komunikasi pemasaran melalui key opinion leader yang konsisten dilakukan Miss Daisy di TikTok sejak awal tahun 2022 sampai sekarang berhasil menarik minat beli konsumen. Juga untuk mengetahui hambatan apa yang dialami Miss Daisy sedari awal perencanaan hingga penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran, dan teori komunikasi dua tahap. Untuk teknik pengumulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para narasumber, baik internal Miss Daisy sampai narasumber eksternal. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis data dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi pemasaran melalui Key Opinion Leader TikTok berhasil dalam menarik minat konsumen dan dalam proses menarik minat konsumen ini rupanya memiliki kaitan yang erat dengan konten. Diketahui juga bahwa konten softselling yang KOL menjadi konten yang lebih diminati untuk sarana promosi &#13;
&#13;
Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Dua Tahap, Key Opinion Leader, Konten, TikTok  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Andika Witono</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Venesia Chandra</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.108.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101775SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.108.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8260</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 08:55:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-02 15:08:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>