<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8251">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Komunikasi Pemasaran Media Sosial Line Starbucks Indonesia Terhadap Keputusan Pembelian di Jakarta Selatan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Ghinantya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hakikat individu selalu memerlukan interaksi sosial. Interaksi sosial akan selalu diiringi dengan komunikasi. Komunikasi merupakan dasar sesama manusia dalam berhubungan baik secara verbal maupun nonverbal. Komunikasi mampu menghasilkan dampak positif maupun negatif, sehingga dapat mempengaruhi citra seorang komunikator, sebuah brand, hingga perusahaan. Kemudian, pesatnya perkembangan teknologi saat ini, seperti adanya media sosial, dapat membantu kita dalam berkomunikasi. Sehingga adanya fenomena perubahan dari analog menjadi digital. penggunaan sosial media semakin marak dimanfaatkan selain untuk perkembangan pribadi, juga untuk kegiatan komunikasi pemasaran seperti yang dilakukan Starbucks melalui media sosial Line. Penelitian menggunakan kuantitatif dengan teori AISAS Model untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kegiatan komunikasi pemasaran terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menyatakan, dari 100 responden yang disebar menggunakan teknik Nonprobability sampling, terdapat pengaruh 82,9% antara komunikasi pemasaran yang dilakukan Starbucks Indonesia terhadap keputusan pembelian di Jakarta Selatan. 17,1% menunjukkan pengaruh variansi lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Sedangkan, hipotesis dalam penelitian ini Ho di tolak dan Ha dapat diterima karena adanya pengaruh secara signifikan.  &#13;
Kata kunci: Komunikasi pemasaran, Starbucks, Media Sosial, Line, Keputusan pembelian, AISAS Model  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kuantitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Daniari Setiawati</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Salsabila Ghinantya</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.099.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101742SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.099.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8251</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 08:48:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-01 14:58:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>