<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8116">
 <titleInfo>
  <title>Representasi Brand Identity Disney+ Hotstar Indonesia dalam Iklan Youtube Versi “Pilih Semaumu, Untuk Semua”</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gilbertha Agnestia S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Melihat besarnya akses Youtube di Indonesia, DisneyPlus Hotstar selaku layanan video on demand yang baru masuk Indonesia pada September 2020, kemudian mempromosikan layanannya dengan membuat iklan berjudul “Pilih Semaumu, Untuk Semua”. Iklan tersebut menjadi bagian dari media identitas DisneyPlus Hotstar yang baru dikenal masyarakat Indonesia. Brand identity kemudian perlu dikaji untuk memahami bagaimana DisneyPlus ingin dilihat, dinilai, dan diasosiasikan penonton Indonesia sebagaimana objek tanda yang ditampilkan dalam iklan tersebut. Berbagai objek ditampilkan dalam iklan tersebut merupakan tanda yang dapat dikaji melalui semiotika. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui representasi brand identity Disney+ Hotstar Indonesia versi “Pilih Semaumu, Untuk Semua” ditinjau dari Semiotika Charles Sanders Peirce Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis semiotika. Teknik pengumpulan data secara primer berasal dari 7 rangkaian scene yang menggambarkan identitas merek DisneyPlus Hotstar dalam iklan “Pilih Semaumu, Untuk Semua. Teknis analisis data berdasarkan semiotika Charles Sanders Peirce yang mempelajari objek tanda melalui elemen sign, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukan bahwa representasi brand identity Disney Plus Hotstar Indonesia sebagai brand layanan OTT (Over The Top) berbayar yang menghadirkan kesenangan, kebahagiaan, keceriaan, dan kehangatan di tengah keluarga Indonesia melalui romantisme nostalgia segmen dewasa, keceriaan remaja, dan kisah menakjubkan bagi anak-anak yang dapat memberikan memori yang baik bagi setiap orang mengenai pengalamannya dengan Disney. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Iklan, Brand identity, semiotika, Charles Sanders Peirce.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Corporate Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gilbertha Agnestia S</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>J.A Wempi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.CC.370.008.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S200546SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S2.CC.370.008.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8116</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 13:05:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 13:31:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>