<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8084">
 <titleInfo>
  <title>Diplomasi Indonesia dengan Vietnam Terhadap Pelanggaran Hak Lintas Damai di Wilayah Laut Natuna Utara</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syauqi Atalla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Upaya diplomasi Indonesia terhadap pelanggaran hak lintas damai di wilayah perairan Laut Natuna Utara yang berbatasan langsung dengan Vietnam. Beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Vietnam di wilayah Laut Natuna Utara adalah kegiatan illegal fishing pada tahun 2023 dan adanya kapal militer di perbatasan Indonesia. Selain itu, terdapat kegiatan anomali yang dilakukan oleh kapal Vietnam yang mengganggu Bakamla yaitu diduga membuang Limbah di sekitar ALKI I. Penelitian menggunakan model kualitatif dan mengambil data primer dari hasil wawancara yang dilakukan dengan tim Bakamla sebagai sumber utama. Data pendukung menggunakan peraturan perundang-undangan, konvensi hukum internasional, dan peraturan bilateral antara Vietnam dan Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa Indonesia dan Vietnam memiliki hubungan diplomasi yang baik-baik saja. Untuk mengatasi pelanggaran aktivitas kapal di wilayah hak lintas damai, Indonesia dan Vietnam mempertegas dan menyepakati garis batas ZEE pada pertemuan terakhir tahun 2023. Selain itu, kedua negara aktif mengikuti ACF untuk meningkatkan hubungan kerja sama diplomasi dengan negara lain yang saling berbatasan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Diplomasi, Laut Natuna Utara, Hak Lintas Damai, UNCLOS, Indonesia, Vietnam  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Syarif Iqbal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Syauqi Atalla</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.038.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101684SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.038.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8084</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-05 13:52:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-28 15:20:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>