<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7622">
 <titleInfo>
  <title>Seri Kenapa, Ya? 16</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Valentin Verthe</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Bhuana Ilmu Populer</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>23x15 cm; 108 halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap orang tua niscaya mendapati anaknya yang selalu bertanya 'Kenapa' setiap kali menemukan sesuatu yang baru. Yang terkadang mengharuskan orang tua bersabar dan menjawab menggunakan bijak. Kenapa anak-anak selalu bertanya 'Kenapa'?&#13;
&#13;
Kondisi ini merupakan galat satu tahapan yang hampir niscaya dilewati sang seluruh anak-anak, saking seringnya bertanya orang tua terkadang kewalahan atau bahkan emosi sembari berkata 'Jangan nanya terus'.&#13;
&#13;
Tentu saja hal tadi bukanlah solusi yang baik lantaran mampu menciptakan anak menjadi takut untuk bertanya kembali. Untuk menghentikan 'siklus mengapa', maka orang tua harus mencari tahu jawaban seperti apa yang diinginkan atau bisa memuaskan si kecil. Orang tua sebaiknya tidak memarahi atau menjawab sembarangan pertanyaan si kecil. Jika memang orang tua tidak tahu jawabannya, maka jawablah dengan jujur dan berusaha mencari tahu jawabannya karena suatu saat anak akan bertanya kembali.&#13;
&#13;
SINOPSIS&#13;
Buku ini menjawab hampir 200 pertanyaan yang selalu ditanyakan oleh anak-anak, dan yang sering tidak dapat dijawab oleh orang tua! Di buku ini, anak-anak bisa menemukan jawaban dari pertanyaan yang sering terlintas di kepala mereka, seperti; - Benarkah dinosaurus terbesar panjangnya mencapai 50 meter? - Benarkah ada hujan emas di Jupiter? - Benarkah semua manusia mendapatkan setidaknya satu rekor dunia? - Benarkah bayi lebih sering menangis di ruangan berwarna kuning? - Benarkah keju tertua di dunia berusia 200 tahun? - Benarkah mentega pernah digunakan sebagai krim kecantikan?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sains</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LSBA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Buku Anak</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ilmu pengetahuan alam</topic>
 </subject>
 <classification>502</classification>
 <identifier type="isbn">9786230406812</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>502 Ver s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">LSBA00165JKT</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSBA-JAKARTA (F)</sublocation>
    <shelfLocator>502 Ver s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>9786230406812_Kenapa_ya_16.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7622</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-11 11:06:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-11 11:06:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>