<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7398">
 <titleInfo>
  <title>Diplomasi Digital Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Melalui Instrumen Media Sosial Facebook Periode 2017-2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safira Yusriandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas mengenai Diplomasi Digital Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Melalui Instrumen Media Sosial Facebook periode 2017-2020. Hubungan diplomatik antara Jepang dengan Indonesia terjalin lebih dari 60 tahun. Hubungan ini berlangsung dengan baik, akrab, dan semakin berkembang. Dibaliknya terdapat dinamika hubungan antara Jepang dan Indonesia yang sudah dimulai sebelum Indonesia dinyatakan berstatus merdeka dan termasuk sebagai negara jajahan Jepang pada periode tahun 1942-1945. Perkembangan teknologi digital membuat munculnya media sosial. Kedutaan Besar Jepang turut menggunakan Facebook pada akun @embassyjapan.id dalam melaksanakan diplomasi digital di Indonesia untuk meningkatkan minat publik Indonesia terhadap Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dari data sekunder berupa laporan, profil, buku, pedoman atau pustaka sebagai pendukung pelaksanaan penelitian. Untuk menjelaskan penelitian ini, peneliti menggunakan konsep soft power, diplomasi publik, diplomasi digital dan media sosial. Jepang menggunakan tiga dimensi utama yaitu, Digital Agenda-Setting, Digital Presence-Expansion, dan Digital Conversation-Generating untuk mencapai upaya diplomasi Jepang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Facebook dapat mendukung aktivitas diplomasi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan lebih efektif untuk mencapai tujuan diplomatiknya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Arif Susanto, M.Si</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Safira Yusriandi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.034.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101501SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.034.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi_s2.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7398</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-10 07:59:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-24 11:40:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>