<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7318">
 <titleInfo>
  <title>Diplomasi Ekonomi Indonesia terhadap Tiongkok dalam Kegiatan Ekspor Sarang Burung Walet Sebelum dan Sesudah Kemunculan Pandemi Covid-19 pada Tahun 2017-2021</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Atras Farisan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan negara yang mampu menghasilkan sarang burung walet terbanyak di dunia, sedangkan Tiongkok sebagai negara terbanyak yang mengkonsumsi komoditas tersebut dalam pasar global. Maka dari itu kedua negara menjalin hubungan perdagangan untuk menjalankan aktivitas ekspor sarang burung walet. Namun sempat terdampak kemunculan pandemi Covid 19 di awal tahun 2020. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis diplomasi ekonomi Indonesia terhadap Tiongkok dalam aktivitas ekspor sarang burung walet, yang berlangsung sebelum dan sesudah kemunculan pandemic Covid-19 selama periode 2017-2021. Peneliti menggunakan teori liberalisme interdependensi, konsep diplomasi ekonomi, dan konsep kepentingan nasional untuk menganalisis proses diplomasi ekonomi antara kedua negara terkait ekspor sarang burung walet. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme untuk dapat menjelaskan mengenai topik yang dibahas dan menggambarkan fenomena secara deskriptif. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengumpulkan data secara spesifik dan informasi yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan kemunculan pandemi menyebabkan adanya peningkatan terhadap penjualan, karena masyarakat Tiongkok meyakini bahwa produk sarang burung walet memiliki kandungan nutrisi yang dapat meningkatan imun dan daya tahan tubuh. Produk sarang burung walet Indonesia ini berpotensi menjadi salah satu aset ekonomi yang signifikan bagi negara selama pemerintah dan pihak yang berwenang lainnya mampu terus untuk mengendalikan proses produksi dan pemasarannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Yuliana R. Prasetyawati, MM.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Atras Farisan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.007.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101424SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.007.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi_s2.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7318</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-09 12:54:15</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-24 11:13:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>