<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7245">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Komunikasi Pemasaran Inovatif Restoran William’s Melalui Digital Marketing Di Masa Pandemi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rosalia Suryani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dimasa pandemi, tidak sedikit perusahaan maupun bisnis yang bergerak diberbagai bidang tidak bisa bertahan, termasuk bisnis dalam bidang kuliner. Karena maraknya virus corona yang menyerang masyarakat, membuat pemerintah mengeluarkan peraturan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar atau biasa disingkat PSBB. Peraturan tersebut membuat masyarakat harus banyak berdiam didalam rumah, sehingga berimbas pada sepinya lingkungan umum, salah satunya Restoran. Hal tersebut membuat pihak restoran mencari jalan untuk tetap bertahan dimasa pandemi. Seperti restoran William’s yang harus membuat beberapa strategi inovasi baru untuk mempertahankan restoran nya dan tetap menarik minat para pelanggannya. Teori utama yang digunakan penelitian ini adalah teori inovasi marketing yang berkaitan dengan marketing mix, metode yang dilakukan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukan restoran William’s melakukan inovasi disemua unsur marketing. Inovasi product dengan menambahkan menu baru dan makanan beku, harga dibuat menjadi lebih murah. William’s juga membuka layanan baru yaitu memanfaatkan jasa marketpalce dan William’s mengoptimalkan promosi melalui media sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Joe Harrianto Setiawan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rosalia Suryani</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.076.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101354SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.076.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7245</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-08 15:14:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-23 11:18:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>