<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7223">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Intensitas Penggunaan Fitur TikTok Shopping Terhadap Perilaku Konsumtif di Kalangan Generasi Z</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sa'Arah Shafanira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan media sosial yang sangat pesat di era modern ini memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya itu, media sosial juga berguna untuk berbagi hiburan atau berhubungan dengan keluarga atau teman sekitar. Tiktok merupakan salah satu media sosial yang banyak disukai dan digunakan oleh generasi z karena tiktok mempunyai special effect yang unik dalam pembuatan video dan salah satu kelebihan dari tiktok bisa untuk mempromosikan sebuah brand atau produk lalu bisa langsung membelinya menggunakan fitur tiktok shopping. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat Indonesia yang sering berbelanja menggunakan fitur tersebut bisa berdampak perubahan perilaku menjadi konsumtif. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk mengetahui Intensitas penggunaan fitur tiktok shopping terhadap perilaku konsumtif. Teori yang digunakan adalah Behavioristik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 generasi Z dari Jakarta yang menggunakan aplikasi tiktok. Data diolah melalui regresi linear sederhana menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara Intensitas Penggunaan terhadap Perilaku Konsumtif sebesar 0,534 atau 53,4%</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kuantitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Rubiyanto, M.M.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Sa'Arah Shafanira</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.133.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101332SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.133.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi_s2.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7223</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-08 14:17:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-13 13:50:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>