<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7202">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PESAN KAMPANYE REAL PEOPLE REAL BODY DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP BRAND IMAGE NIPPLETS PADA FOLLOWERS INSTAGRAM @NIPPLETS_OFFICIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kwindatu Tien Haryanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perempuan sering kali diabaikan, direndahkan, dan dipaksa dimasukkan ke dalam kotak berjudul standar kecantikan. Perempuan cantik harus tinggi, langsing, berkulit putih, berambut hitam panjang, dan masih banyak lagi kualifikasi yang harus dipenuhi untuk diakui kecantikannya. Perempuan juga terikat dengan peraturan dan norma-norma tertentu yang mana perempuan harus selalu menyetujui peraturan tersebut. Penggunaan lingerie adalah salah satunya. Lingerie diketahui sebagai pakaian yang digunakan untuk memuaskan hasrat laki-laki, dan perempuan yang mengenakannya akan dicap sebagai perempuan yang kurang baik dan berkurang rasa hormat dan nilainya. Untuk mematahkan kedua stereotip ini, Nipplets melalui kampanyenya, Real People Real Body angkat bicara, mengedukasi dan memberikan informasi terkait standar kecantikan dan lingeries untuk meningkatkan kepercayaan diri wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu apakah terdapat dan seberapa besar pengaruh antara Pesan Kampanye, Persepsi Konsumen dan Brand Image. Penelitian ini menggunakan metodologi Kuantitatif. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara Pesan Kampanye RPRB dan Persepsi Konsumen terhadap Brand Image Nipplets sebesar 45,5%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kuantitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Albert, M.Si</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kwindatu Tien Haryanto</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.048.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101311SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.048.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7202</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-08 13:09:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-17 14:05:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>