<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7153">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Instagram Dalam Membangun Kepercayaan Calon Konsumen PT SAP Express</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chantika Elizabeth Angeline Tandipayung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bisnis jasa pengiriman atau ekspedisi saat ini terus melonjak di masa pandemi Covid-19, hal tersebut dikarenakan banyak penjualan online sehingga masyarakat saat ini terbiasa berbelanja secara online sehingga melibatkan aktivitas pengiriman barang melalui jasa ekspedisi. Oleh karena itu menyebabkan banyak perusahaan ekspedisi harus bersaing secara ketat untuk terus bertahan dalam menghadapi persaingan bisnis dan perusahaan tersebut harus mempunyai satu strategi pemasaran khusus agar dikenal dan populer di masyarakat. Seperti halnya PT SAP Express menggunakan Instagram untuk melakukan strategi komunikasi pemasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran dan bagaimana implementasinya melalui Instagram dalam membangun kepercayaan calon konsumen yang dilakukan oleh PT SAP Express. Teori utama yang digunakan adalah teori perencanaan dengan 4 konsepnya (social goals, meta goals, canned plans dan obstacles). Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Narasumber dalam penelitian ini yaitu dari internal dan eksternal perusahaan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan adalah selalu mengikuti perkembangan zaman, menganalisa cara orang-orang berinteraksi melalui Instagram dan melihat cara kompetitor memperlakukan audiensnya kemudian menyediakan konten yang informatif, lucu dan sesekali memberikan giveaway. Implementasi yang dilakukan selalu melakukan penelitian sehingga pihak perusahaan bisa menerapkan dan menentukan cara berkomunikasi yang paling tepat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Chrisdina Wempi, M.Si</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Chantika Elizabeth Angeline Tandipayung</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MKT.018.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101262SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MKT.018.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7153</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-07 14:22:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-16 14:16:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>