<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7089">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PUBLIK DALAM PROGRAM UMKM ACTIVE SELLING KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA TAHUN 2021 (Studi Kasus Wilayah Sulawesi Tenggara)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adinda Dewi Anggita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai salah satu wilayah pariwisata prioritas di Indonesia, Sulawesi Tenggara menjadi bagian dari target wilayah pada Program UMKM Active Selling Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2021. Rendahnya tingkat pengetahuan dan pemanfaatan teknologi oleh UMKM menjadi tantangan bagi fasilitator di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi komunikasi publik yang dilakukan fasilitator Sulawesi Tenggara dari segi partisipasi publik pada Program UMKM Active Selling Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan paradigma interpretatif dan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil wawancara dengan enam narasumber dan dokumentasi, peneliti menyimpulkan bahwa latar belakang masalah yang ada tidak menjadi keterbatasan fasilitator untuk mengimplementasikan komunikasi publik di wilayah tersebut. Bahkan, levels of participation UMKM berada pada level tertinggi, yaitu empower. Level tersebut didapat karena didukung dengan implementasi komunikasi publik yang dijalankan fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan fasilitator dapat menyediakan saluran komunikasi publik yang paling sesuai dengan kondisi latar belakang UMKM, sehingga dapat menghasilkan umpan balik yang positif. Selain itu, agar saluran komunikasi yang dimiliki Kementerian Kominfo dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk memperluas penyebaran informasi mengenai program, sehingga menjangkau lebih banyak audiens dan lebih tersentralisasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Adinda Dewi Anggita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Misty Diansharira, M.A.</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.003.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101198SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.003.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_thesis.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7089</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-07 10:00:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-08 13:00:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>