<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7069">
 <titleInfo>
  <title>Perancangan Media Edukasi Digital &quot;Girl Powerism&quot; Bertema Isu Perempuan dan Feminisme</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raisa Aminur Fajriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adanya stigma-stigma sosial yang masih berkembang di tengah masyarakat hingga saat ini, telah banyak merugikan perempuan di kehidupan setiap harinya. Perempuan kerap dihadapkan pada posisi yang kurang menguntungkan. Akibatnya perempuan banyak menerima perlakuan kurang adil, seperti diskriminasi gender yang berujung pada kekerasan seksual, seksisme, patriarki, dan lain-lain. Selain itu, kesehatan mental dan self-esteem perempuan juga turut terdampak. Apabila kelanggengan dari stigma sosial terus berlanjut, maka perempuan akan selalu menerima diskriminasi. Maka dari itu, perubahan pun harus dilakukan. Pihak yang memiliki kesempatan terbesar dalam memberikan perubahan adalah generasi penerus bangsa, yang saat ini dipegang oleh Generasi Z. Media digital “Girl Powerism” merupakan media digital yang bertujuan untuk mengedukasi generasi muda mengenai isu-isu yang dialami oleh perempuan, bagaimana pentingnya memberdayakan perempuan, membentuk pribadi yang kritis dan memiliki jiwa feminisme sejak dini. Girl Powerism juga dapat menjadi platform pilihan anak muda dalam mengekspresikan diri melalui fitur User Generated Content. Media ini beroperasi melalui media sosial Instagram, Twitter dan juga situs web, dengan memberikan informasi edukatif melalui konten desain visual dan strategi pesan yang disesuaikan dengan sisi psikologis dan sosiologis Generasi Z. Karya ini menggunakan metode SOSTAC sebagai acuan dalam merancang media digital yang tepat, dan menjadikan Jurnal Perempuan sebagai sumber utama dalam penulisan artikel.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>non skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Digital Media Communication &amp; Advertising</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Novrita Widiyastuti, S.Sos., M.Si</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Raisa Aminur Fajriani</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.DMCA.011.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101182SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.DMCA.011.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_thesis.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7069</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-06 12:49:38</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-07 16:12:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>