<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5372">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI DALAM KRISIS PERNIKAHAN PERSPEKTIF DARI PRAMUGARI MASKAPAI INTERNASIONAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Julia Ratnasari Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena wanita dengan profesi Pramugari ditemukan seringkali mengalami hambatan dalam berkomunikasi dengan pasangannya yang menyebabkan krisis dalam pernikahannya. Krisis dalam pernikahan dimulai dari kesetidakpahaman dalam berkomunikasi, saat perbedaan mulai timbul seringkali tidak diselesaikan melalui komunikasi yang baik, melainkan diacuhkan sehingga terus berkembang sampai tahap berpisah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola komunikasi relational development model pada saat sebuah hubungan dimulai, bertumbuh, bertahan, dan sampai berakhir. Dimulai dari lima tahap coming together dan diikuti dengan lima tahapan coming apart. Metode penelitian fenomenologi digunakan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pramugari mengalami semua elemen dalam tahap coming together dengan komunikasi dan interaksi yang baik. Semua pramugari pernah mencapai tahap coming apart, dua pramugari mencapai elemen terakhir dari coming apart yaitu terminating (bercerai). Satu pramugari memasuki tahap stagnating dan dapat melalui krisis pernikahan melalui konseling perkawinan, sementara satu pramugari terjebak dalam tahap avoiding. Keputusan untuk mempertahankan atau mengakhiri pernikahan terbentuk dari konstruksi sosial pandangan diri dari setiap informan tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Corporate Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rino F Boer</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Julia Ratnasari Dewi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.CC.370.020.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S200259SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S2.CC.370.020.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5372</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-28 14:52:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-28 14:52:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>