<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5333">
 <titleInfo>
  <title>Pesan Dan Makna Dibalik Tari Pendet Sebagai Wujud Kebudayaan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sigit Astianto Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan pesan dan makna Tari Pendet sebagai tari tradisional yang ditransaksikan melalui performa kultural oleh masyarakat Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil analisis pada penelitian pesan dan makna tari Pendet ini, mengandung suatu sistem, yang terdiri dari sistem budaya, sistem sosial, dan budaya fisik. Di mana sistem budaya menyangkut tentang ide atau gagasan, filosofis, nilai dan norma dari tari Pendet itu sendiri. Yang mana gagasan atau ide awal dari tari Pendet tersebut digagas oleh Tjokro Bagus Sayoga dan dikembangkan oleh I Wayan Rindi. Nilai dan norma yang paling dominan dalam tari ini menyangkut tentang agama dan penghormatan.   Ditemukan sebuah sistem sosial yaitu  suatu aktivitas serta tindakan berpola dalam tari Pendet, yakni interaksi antara sesama makhluk hidup, khususnya antara penari dengan tamu, serta tindakan berpola yang terdiri dari pepeson (pembuka), pengadeng (inti), dan peka (penutup). Temuan yang terakhir dalam penelitian ini adalah wujud budaya fisik yang merupakan seluruh hasil karya manusia yang bersifat kebendaan. Dalam tari pendet mengandung simbol-simbol dan pesan komunikasi nonverbal yang ditransaksikan melalui sebuah kultur. Simbol-simbol tersebut merupakan pesan artifaktual yang tercermin melalui kostum, alat musik dan latar tempat dalam pementasan tari pendet.&#13;
&#13;
Keywords:  tari Pendet, performa kultural, kebudayaan, komunikasi nonverbal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Performing Art Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rubiyanto</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Sigit Astianto Saputra</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>menunggu pdf perbaikan dari dept tesis s1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100833SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>menunggu pdf error watermark</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5333</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-04 16:20:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-10 12:01:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>