<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5323">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Video Klip &quot;Amin Paling Serius'' Karya Sal Priadi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadya Chrisanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Takut akan kematian merupakan respon paling umum dan manusiawi, namun tidak sedikit orang yang merasa takut berlebih sehingga keputusan dan jalan pikiran dirundung rasa takut dan bukan rasionalitas. Hal tidak lazim lainnya yang cukup banyak terjadi adalah mereka yang tidak takut akan kematian dan malah mencarinya. Memutuskan mengambil jalan pintas dengan merenggut nyawa mereka sendiri. Kematian yang seharusnya dapat memicu semangat kita untuk hidup lebih baik, malah memicu paranoia dan kekacauan. Pementasan “Jenat” merupakan suatu pentas yang dibuat dengan upaya menyampaikan pesan bahwa fokus manusia tidak seharusnya berada pada kematian, namun ke kehidupan yang dimiliki saat ini. Pembuat karya berharap melalui pementasan ini, penikmat karya dapat menyadari bahwa hidup yang sedang dijalani adalah berkat yang indah, patut disyukuri, dinikmati, dan dihargai. Pentas ini dirancang menggunakan Teori Manajemen Seni Pertunjukan oleh M. Jazuli. Rancangan pembuatan pementasan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu pra-produksi, produksi, dan paska produksi. Selain itu, dalam manajemennya, pementasan &quot;Jenat&quot; melalui 4 tahapan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan.&#13;
Keywords:  jenat, mati, pementasan, monolog, musik, tari&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Performing Art Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Nadya Chrisanti</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mikhael Yulius Cobis,</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PAC.011.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100823SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PAC.010.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5323</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-04 14:54:55</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-04 14:57:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>