<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5015">
 <titleInfo>
  <title>Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak Dalam Lingkungan Penggunaan Gadget di Rumah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Dyba</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini mempengaruhi gaya hidup yang semakin mencolok, dikarenakan perkembangan teknologi mempengaruhi model berkomunikasi dalam melakukan kegiatan hidup sehari-harinya. Salah satu dari perkembangan teknologi yang kita rasakan yaitu, adanya smartphone atau ponsel pintar. Smartphone yang sering kita lihat saat ini diumpamakan sebagai benda wajib yang dimiliki hampir semua orang. Semua orang sangat susah melespaskan perhatian mereka dari smartphone. Fenomena yang ada menimbulkan permasalahan yaitu mulai berkurangnya komunikasi orang tua dengan anaknya. Komunikasi yang tak terjalin harmonis akibat sibuk menggunakan gadget berpotensi menjauhkan ikatan emosional anak dengan orangtua. Selain itu, lemahnya pengawasan orangtua terhadap aktivitas anak saat mengakses gadget juga akan menimbulkan beragam pelanggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi orang tua dan anak di era digital. Teori yang digunakan dalam penelitian ini Teori Pola Komunikasi Keluarga. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif dan hasil dari penelitian kelaurga yang menggunakan gadget memilki pola komunikasi keluarga yang protektif dimana orientasi percakapan sedikit dan orientasi kepatuhan yang tinggi dan Pluralistik yang mana orientasi percakapan tinggi dan orientasi kepatuhan rendah.&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Keluarga Smartphone, Komunikasi Keluarga</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gracia Rachmi Adiarsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Farah Dyba</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.038.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100578SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.038.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5015</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 14:06:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 14:13:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>