<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4998">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Ketidaksetaraan Gender dan Diskriminasi Dalam Film Bumi Manusia Sebagai Wanita Pribumi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirrah Yasmin Nadhirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sudah banyak isu-isu mengenai ketidaksetaraan gender dan diskriminasi di Indonesia bahkan masih banyak masalah-masalah tersebut yang masih sering terjadi sampai saat ini. Salah satu contohnya adalah ketidaksetaraan gender dan diskriminasi yang terjadi di dalam film Bumi Manusia khususnya terhadap perempuan pribumi pada saat masa pemerintahan Belanda. Dalam film Bumi Manusia ini tmengandung unsur ketidaksetaraan gender dan diskriminasi terhadap perempuan pribumi dimana dalam film ini mereka biasa di rendahkan, tidak di hormati dan dipermalukan. Salah satu contoh diskriminasi yang terjadi adalah dimana Nyai Ontosoroh seorang perempuan pribumi yang disuruh melepaskan sepatunya saat berjalan dalam ruangan pengadilan, duduk diatas lantai sedangkan orang-orang Belanda lainnya duduk diatas kursi, dan juga dimana pada saat Nyai Ontosoroh diberi tahu oleh seorang pria Belanda bahwa dirinya yang seorang pribumi derajatnya sangat rendah di bawah derajat orang-orang Belanda.&#13;
&#13;
Kata Kunci : ketidaksetaraan gender, diskriminasi, perempuan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Janette Maria Pinariya,</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mirrah Yasmin Nadhirah</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.022.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100561SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.022.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4998</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 11:30:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 11:30:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>