<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4960">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Diplomasi Kebudayaan Indonesia Dalam Mendukung Kawasan Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Dunia Tahun 2011-2019 Melalui Kampanye “Wonderful  Indonesia” Di Malaysia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amanda Andrenita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer File</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana upaya diplomasi kebudayaan Indonesia melalui kampanye “Wonderful Indonesia” dalam mendukung kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia tahun 2011-2019. Kunjungan wisatawan mancanegara asal Malaysia selalu mendominasi kawasan Danau Toba yang dijulukki sebagai “Lake Toba Caldera of Kings” dengan sub-brand “Supervolcano Geopark” menjadikan Danau Toba destinasi wisata kelas dunia semakin kuat. Namun adanya permasalahan ekologi yang menahun akibat adanya keramba jaring apung di perairan Danau Toba oleh PT. Swiss Regal Springs merupakan ancaman yang sangat serius. Dalam menganalisis peneliti menggunakan konsep diplomasi kebudayaan yang digagas oleh Simon Mark. Terdapat empat elemen didalamnya yaitu aktor, aktivitas, publik dan tujuan akhir. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bagaimana kampanye “Wonderful Indonesia” dapat digunakan sebagai alat diplomasi oleh Indonesia dan bagaimana potensi alat diplomasi ini dipakai untuk mempromosikan budaya, memobilisasi aktor, memberikan sarana dan prasarana, memberikan informasi mengenai budaya Indonesia, mendukung dan menjaga hubungan dengan diaspora Indonesia serta senantiasa menjaga alam. &#13;
Kata Kunci : Wonderful Indonesia, Diplomasi Kebudayaan, Danau Toba,Swiss Regal Springs, Supervolcano Geopark</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2020</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Amanda Andrenita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Indra Kusumawardhana</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.001.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100524SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.001.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4960</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-14 13:07:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-11 16:20:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>