<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2624">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP GAYA BERPAKAIAN GENERASI Z&#13;
BALI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gabriella Immanuel</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas tentang fenomena globalisasi yang terjadi di seluruh belahan dunia ini juga terjadi di Bali. Globalisasi adalah hilangnya batasan informasi. Pakaian adalah salah satu bentuk komunikasi seorang individu. Dengan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan gen Z Bali memilih pakaian yang modern dan juga untuk memahamikaitan globalisasi terhadapgaya berpakaian. Teori yang dipakai dalampenelitian ini adalah teori konstruksi sosial diriyang menjelaskan bahwa individu berperilaku berdasarkan lingkungannya yang dilakukan melalui interaksi sosial. Metode penelitian yang akan digunakan adalah kualtitatif dengan pengumpulan data premier yang diperoleh dari para narasumber melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa terdapat memang fenomena globalisasi jelas memberikan dampak kepada para gen Z dalam pemilihan gaya berpakaian. Pakaian modern seperti menggunakan kaos, kemeja, rok, celana jeans yang digunakan untuk keseharian oleh para gen Z memang dilakukan juga oleh lingkungannya. Gaya pakaian kebaya dan kemeja dan kamen sebagai pakaian sehari-hari sudah hilang tergeser dengan pakaian modern karena aspek kenyamanan. Namun gaya pakaian khas Bali yaitu kebaya dan kemeja dan kamen sekarang berubah nilai menjadi pakaian khusus acara keagamaan atau acara adat. Kata kunci:Pakaian, Globalisasi, Gen Z, Konstruksi Sosial Diri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2018</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PGP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gabriella Immanuel</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.370.008.2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S200234SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S2.370.008.2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2624</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-31 14:07:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-29 13:10:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>