<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2405">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi Interpersonal Antara Ketua Yayasan Dengan Penyandang Disabilitas :</title>
  <subTitle>Studi Kasus Pada Pasien Keterbelakangan Mental di Yayasan Al-Fajar Berseri</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Niovita Rizki Septiani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Orang-orang dengan keterbelakangan mental memiliki perkembangan kecerdasan  (intelektual)  yangrendahkarenamengalami  kesulitan  dalam proses  belajar  danadaptasi  sosialsehingga  seringkali  terdapat  hambatan dalam  berkomunikasi  terutama  secara  interpersonal.  Sebagai  salah  satu organisasi  non  profit  yang  bergerak  di  bidang  sosial,  Yayasan  Al –Fajar Berseri  menjadi  tempat penampunganbagi  orang-orang  disabilitas  mental. Komunikasi interpersonal yang terjalin antara Ketua Yayasan dengan pasien penyandang  disabilitas  mental  menjadi  tujuan  dalam  penelitian  ini.  Fokus penelitian   ini   adalahefektivitas   komunikasi   interpersonal   berdasarkan pendekatanhumanistik.  Berdasarkan  hasil  penelitian,  diperoleh  gambaran bahwa  komunikasi  yang  terjalin  antara  Ketua  Yayasan  dengan  penyandang disabilitas  mental  sesuai  dengan  lima  elemen  pada  pendekatanhumanistik namun  tetap  tidak  terlepas  dari  hambatan.  Hambatan  yang  terjadi  adalah apabila berkomunikasi dengan pasien disabilitas mental yang pasif, maupun perbedaan    bahasa,    maka    solusi    yang    dilakukan    adalah    dengan menggunakan komunikasi non verbal berupa isyarat.&#13;
Kata Kunci:Komunikasi interpersonal pendekatanhumanistik,Disabilitas Mental,Komunikasi Non Verbal</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2018</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.081.2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100453SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.081.2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2405</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-27 18:25:15</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 10:50:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>