<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2295">
 <titleInfo>
  <title>Upaya Media Massa Online dalam Menghadapi Berita Hoaks</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Almira Nabila Desga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Awalnya  hanya  ada  dua  jenis  media,  yaitu  media  cetak  dan  media penyiaran.  Pada  abad  ke  20,  munculah  media online.  Informasi  semakin mudah  dan  cepat  didapat.  Masyarakat  tidak  hanya  mendapatkan  informasi, tetapi   bisa   juga   sebagai   sumber   informasi.   Namun,   kita   tidak   dapat mengetahui  apakah  berita  tersebut  sudah  terverifikasi  secara  benar  atau belum.  Maraknya  berita  hoaks  yang  beredar  menjadi  salah  satu  masalah dalam  komunikasi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  media massa online dalam menghadapi berita hoaks. Media yang dipilih adalah tiga media   massa online   yang   paling   sering   diakses   di   Indonesia,   yaitu Tribunnews.com, Detik.com, dan Kompas.com. Teori yang digunakan adalah Teori Pers Tanggung Jawab Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah  kualitatif  deskriptif  dengan  teknik  pengumpulan  data  primer  yang diperoleh  melalui  wawancara  semiterstruktur  dan  observasi.  Data  sekunder melalui  buku-buku  yang  ada  di  berbagai  perpustakaan  ataupun  toko  buku, jurnal,  dan  juga  melalui  internet  terutama  situs  yang  membahas  mengenai berita hoaks. Hasil yang diperoleh adalah jurnalis media melawan berita hoaks dengan cara melakukan verifikasi, bekerjasama dengan pihak ketiga, media memberikan   informasi   yang   benar,   meluruskan   informasi   yang   ada, mencerahkan    masyarakat,    media    tidak    hanya    mewawancarai    satu narasumber, Detik.com dan Kompas.com memiliki fitur di portal beritanya agar masyarakat dapat melaporkan berita yang masih simpang siur.&#13;
Kata kunci : Peran Media Massa Online, Hoaks, Teori Pers Tanggung Jawab Sosial, Sembilan Elemen Jurnalisme, Verifikasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>mass communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2018</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Almira Nabila Desga</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MC.05.2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100184TP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR TransPark</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MC.05.2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2295</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-24 12:47:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-24 14:04:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>