<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2266">
 <titleInfo>
  <title>Hegemoni Bahasa Inggris pada Pendidikan di India</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>vivi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah  satu  alat  yang  digunakan  kaum elite  untuk  mempengaruhi budaya   adalah   bahasa.   Bahasa   memiliki   kekuatan   untuk   mengontrol manusia  karena  dalam  bahasa  terdapat  pola  pikir,  ideologi,  dan  sudut pandang  penuturnya.  Bahasa  Inggris  memiliki  posisi  yang  sangat  kuat  di India  sejak  dimulainya  invasi  India  oleh  Britania  Raya  yang  pada  saat  itu berkeinginan  untuk  memperluas  koloninya  menciptakan  negara  kerajaan yang  tidak  pernah  tidur.  Salah  satu  cara   untuk  memperkuat  posisinya tersebut    adalah    dengan    menanamkan    Bahasa    Inggris    di    India. Permasalahan  ini  diteliti  dengan  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif dibantu  dengan  teknik  reduksi  data  yaitu  wawancara  semi-terstruktur  dan studi  kepustakaan.  Data  yang  diperoleh  dari  teknik  reduksi  adalah  bahwa hegemoni  yang  ada  di  India  didukung  oleh  adanya  penerimaan  Bahasa Inggris  sebagai  modal  linguistik  orang  India.  Bahasa  Ingggris  yang  telah dikenal  sebagai  bahasa  global  memiliki  nilai  ekonomi  yang  lebih  tinggi.  Hal ini  menyebabkan  meningkatnya  popularitas  pendidikan  Bahasa  Inggris  dan lemahnya sensitifitas terhadap bahasa lokal. &#13;
Kata Kunci: Hegemoni bahasa, modal linguistik, Bahasa Inggris, budaya,pendidikan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2018</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>vivi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.53.2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100405SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.53.2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2266</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-23 17:23:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-30 13:56:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>