<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2214">
 <titleInfo>
  <title>Hegemoni Budaya Pop Jepang pada Komunitas Pecinta Anime Jakarta (KOPAJA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kusuma Wardhani Laras</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Budaya pop tidak hanya identik pada budaya Barat saja, tetapi negara di  Asia  juga  menjadi  pengekspor  budaya  pop  di  dunia.  Jepang  merupakan salah satu negara di Asia yang budaya pop-nya melanda diberbagai negara. Besarnya  konsumsi  budaya  pop  Jepang  dalam  Komunitas  Pecinta AnimeJakarta  (KOPAJA)  tersebut  menjadikan  semakin  besar  pula  ideologi  yang tertanam dalam diri para anggota KOPAJA. Peran idola tersebut menjadi hal yang penting bagi komunitas ini untuk mengikuti hingga mengadopsi budaya pop  Jepang  pada  kehidupan  para  anggota  KOPAJA. Penelitian  ini  adalah penelitian    kualitatif    yang    bertujuan    untuk    mendeskripsikan    proses hegemonisasi  budaya  pop  Jepang  pada  anggota  KOPAJA. Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  proses  hegemoni  budaya  pop  Jepang  dalam  KOPAJA diawali  melalui  media,  baik  media  elektronik,  cetak  maupun  sosial  seperti instagram  dan Facebook.  Pada  prosesnya,  media  massa  membawa  dan memperkenalkan  budaya  pop  Jepang  sehingga  berhasil  menarik  perhatian seseorang.  Kemudian  proses  kedua  yaitu  pembentukan  komunitas,  dengan adanya   bentuk   kecintaan   terhadap   tayangan anime   maka   terbentuklah komunitas  pencinta anime  yaitu  KOPAJA.  Melalui  kegiatan-kegiatan  yang dilakukan KOPAJA merupakan saat-saat penerapan hegemoni pada anggota KOPAJA.   Proses   ketiga   adalah   terciptanya   hegemoni   pada   Komunitas Pecinta Anime Jakarta dengan membentuk pola hegemoni budaya pop pada anggota   komunitas   KOPAJA,   yaitu   pola   intelektual,   dimana   pola   ini memberikan  penekanan  pada  intelektual  yang  dimiliki  pimpinan  dan  pola moral, dimana pola ini menekankan kepada moral yang diberikan pimpinan.&#13;
Kata Kunci: Teori Hegemoni, Komunikasi Organisasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2018</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kusuma Wardhani Laras</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.30.2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100379SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.30.2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2214</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-23 14:07:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-30 14:35:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>