<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1829">
 <titleInfo>
  <title>Perancanagan Program PR Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Mengenai Pencemaran Lingkungan Melalui Board Game Koneksi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Denaya Karenzi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Degradasi lingkungan terus terjadi seiring dengan kemajuan teknologi dan  peradaban  manusia.  Kegiatan  sehari  hari  yang  dinilai  sepele  ternyata memiliki hubungan yang nyata terhadap lingkungan dan satwa. Pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terjadi juga mengakibatkan kepunahan satwa,terutama  satwa  yang  merupakan  satwa  endemik  Indonesia  yang  dilindungi oleh WWF-Indonesia, yaitu Gajah dan Harimau Sumatera, Penyu, Orangutan, dan Hiu Paus yang tergabung dalam 6 satwa payung. Kesadaran masyarakat mengenai  isu  lingkungan  tidak  diikuti  dengan  aksi  nyata  karena  alasan kepraktisan. Padahal, banyak kegiatan sehari hari yang dianggap sepele yang terkoneksi dengan lingkungan dan satwa. Dalam  upaya  mengedukasi  masyarakat  Jabodetabek  usia  15 -23 tahun, perancang   karyamerancang   program   PR   untuk   meningkatkan kesadaran  masyarakat  mengenai  pencemaran  lingkungan  melalui board game KONEKSI  yang  akan  didistribusikan  secara  eksklusif  melalui  Panda Mobile. Perancang karyamelakukan perancangan dengan metode 12 steps of PR planningolehAnne Gregory. Program PR ini dirancang untuk diaplikasikan oleh  WWF-Indonesiaselama  6  bulan  dengan  6  kegiatan offlineberupa kunjungan   ke   sekolah   sekolah   di   Jabodetabek,   memanfaatkan   KOL, community relations, dan media sosialsebagai upaya menggaettarget publik muda  yang sebelumnya  bukan  prioritas  dari  Panda  Mobile. Objektif  dari perencanaan   program   ini   adalah   meningkatkan   kesadaran   masyarakat mengenai  pencemaran  lingkungan  dankoneksi  antara  kegiatan  sehari  hari dengan kepunahan 6 satwa payung. &#13;
Kata Kunci : Lingkungan, Board Game, Koneksi, WWF Indonesia, Program PR</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NonSkripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <name>Denaya Karenzi</name>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.027.2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100176SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR Sudirman Park</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.027.2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1829</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-20 12:17:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-18 14:15:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>