<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1649">
 <titleInfo>
  <title>Interaktifitas New Media Dalam Fitur Go-Food Pada Aplikasi Go-Jek Di kalangan Mahasiswa Jakarta</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pingkan Dwi Anggraeni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada  era  digital  ini,  masyarakat  terutama  generasi  muda  terbiasa memanfaatkan  teknologi  dalam  memenuhi  kebutuhan.  Hal  ini  membuat industri   teknologi   terus   berinovasi   agar   dapat   memenuhi   kebutuhan masyarakat  seperti  hadirnya  fitur  GO-FOOD  pada  aplikasi  GO-JEK  yang menyediakan layanan pesan antar makanan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemaparan yang jelas mengenai interaktivitas new media pada fitur GO-FOOD. Teori utama yang digunakan adalah teori new media. Fokus utama  teori new  media terletak  pada  aktivitas  yang  berhubungan  dengan internet.  Penelitian  ini  dianalisa  menggunakan  tiga  tradisi  interaktivitas new media yaitu, user to user, user to document, dan user to system. Metode yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  studi  deskriptif  dengan  pendekatan kualitatif. Hasil penelitian skripsi ini menunjukkan bahwa pada interaksi user to user, pengguna lebih sering menggunakan fitur chatting yang telah tersedia pada fitur GO-FOOD. Pada interaksi user to document diketahui bahwa yang berlaku  pada  fitur  GO-FOOD  yaitu  model content  on  demand yang  artinya pengguna  aktif  dalam  memilih  konten,  tetapi  pengguna  bukanlah  pembuat konten. Dapat diketahui juga bahwa dimensi yang berlaku pada interaksi user to  system adalah  dimensi Computer  Controlled  Interaction yang  memiliki asumsi  bahwa  komputer  yang  menyajikan  informasi  kepada  manusia,  dan manusia akan memberi respon terhadap informasi yang telah disediakan.&#13;
Kata  kunci  : New  Media,  interactivity,  GO-FOOD,  user  to  user,  user  to document, user to system.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mass Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pingkan Dwi Anggraeni</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.370.044.19</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100111TP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR TransPark</sublocation>
    <shelfLocator>S2.370.044.19</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1649</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-17 17:39:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-30 09:23:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>