<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1617">
 <titleInfo>
  <title>Perencanaan Pembuatan Buku Mengenai &quot; Body Shaming &quot; Di Kalangan Perempuan Di Indonesia Berjudul &quot; Body Label's &quot;</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Febyanne Serafine</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Felicia Jeanette</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembentukan  standar  kecantikan  sebagian  besar  disebabkan  oleh media   massa   yang   terus   memperlihatkan   gambaran   perempuan   yang dianggap  cantik.  Akhirnya,  budaya  baru  terlahir  dengan  generasi  manusia yang  terobsesi  dengan  dunia  kecantikan.  Budaya  ini  membentuk  suatu ukuran  untuk  mengkategorisasikan  perempuan  sebagai  yang  ideal  atau tidak.  Padahal,  bentuk  fisik  perempuan  begitu  ragam  sehingga  standar tersebut  adalah  suatu  standar  tidak  realistis  yang  tidak  dapat  diterapkan untuk setiap perempuan. Hal ini kemudian membuat orang melakukan body shaming  sebagai  tindakan  untuk  mengejek  orang  lain  yang  mereka  anggap tidak  memiliki  bentuk  tubuh  yang  sesuai  dengan  standar.  Meskipun body shaming  memiliki  dampak  yang  buruk  terhadap  mental  dan  kehidupan seseorang, peristiwa ini masih dipandang sebelah mata di Indonesia. Karya buku Body   Labels  dibuat  dengan  harapan  untuk  mengubah  pandangan masyarakat  terhadap  standar  kecantikan  sebagai  salah  satu  upaya  untuk menghentikan  tindakan body  shaming  terhadap  perempuan  serta  untuk membangun gambaran diri yang lebih positif untuk mereka. Langkah-langkah karya  ini  dimulai  dengan  menentukan  ide,  mengembangkan  konsep  ide, pemilihan  tokoh  untuk  buku,  sesi  wawancara  dan  pemotretan,  pembuatan buku, pemasaran lewat media sosial dan pencetakan. Karya yang ditujukan terutama  untuk  pembaca  perempuan  berumur  17-28  ini  diharapkan  dapat memberikan kontribusi yang positif tidak hanya pada perempuan saja, tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya. &#13;
Kata kunci: Buku, body shaming, perempuan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>mass communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>non-thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <name>Febyanne Serafine</name>
 </subject>
 <subject authority="">
  <name>Felicia Jeanette</name>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MC.033.19</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100081TP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR TransPark</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MC.033.19</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1617</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-17 16:07:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-30 09:28:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>