<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1602">
 <titleInfo>
  <title>Konsep Diri Remaja Perempuan Korban Pelecehan Seksual Media Sosial Di Jakarta</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sannita Purnama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia cukup banyak, termasuk salah satunya pelecehan seksual. Korban pelecehan seksual paling banyak dialami oleh remaja perempuan. Namun, seiring berkembangnya teknologi, pelecehan seksual juga bisa terjadi didunia maya. Terdapat beberapa kasus pelecehan seksual yang dilaporkan dialami oleh korban melalui media sosial. Akibatnya, pelecehan seksual tersebut bisa mempengaruhi konsep diri korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri remaja perempuan korban pelecehan seksual media sosial di Jakarta. Teori utama yang di gunakan adalah teori Konsep diri. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara tatap muka dengan 6 subjek pelecehan seksual. Subjek pada penelitian ini adalah remaja perempuan yang berada dikisaran usia 11-21 tahun dan pernah &#13;
mengalami pelecehan seksual dalam kurun waktu antara 2017-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek RA memiliki konsep diri negatif, subjek M mengalami konsep diri negatif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek KJ memiliki konsep diri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual dengan ciri takut untuk berjalan sendirian ditengahsekelompok laki-laki serta menyalahkan bentuk fisiknya yang menjadi penyebab pelecehan seksua lterjadi, subjek JDI memiliki konsep diri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek AL memiliki konsepdiri yang positif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek NAM memiliki konsepdiri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual dengan ciri menjadi tidak percaya diri dengan fisiknya.&#13;
Katakunci: Konsepdiri, remaja, pelecehan seksual, mediasosial</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mass Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <name>Sannita Purnama</name>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>MC.030.2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S100066TP</numerationAndChronology>
    <sublocation>LSPR TransPark</sublocation>
    <shelfLocator>MC.030.2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1602</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-17 13:36:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-22 10:29:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>