Record Detail
Advanced SearchText
REPRESENTASI KECANTIKAN INKLUSIF PADA KAMPANYE # BEAUTYDIQUITY DALAM IKLAN LUXCRIME
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stereotip kecantikan perempuan pada kampanye #BeautydiQuity dalam iklan Luxcrime dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokus utama dalam penelitian ini adalah bagaimana stereotip kecantikan model dalam kampanye #BeautydiQuity yang merupakan penyandang disabilitas diperlihatkan melalui video dan foto yang terdapat di halaman media sosial Instagram Luxcrime. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian interpretif, metodologi penelitian kualitatif, dengan analisis data menggunakakan semiotika Roland Barthes dengan memperhatikan tiga tingkatan makna: konotasi, denotasi, dan mitos serta menggunakan metode pengumpulan data menggunakan analisis pentad dari Kenneth Burk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye #BeautyDiQuity Luxcrime berhasil membuat suatu ideologi baru dari kecantikan. Kecantikan tidak dipandang berdasarkan stereotip kecantikan yang terbentuk di masyarakat yang biasa diukur dengan kesempurnaan fisik, namun cantik juga dilihat dari hal lainnya seperti cinta kepada diri sendiri, penerimaan diri, berani tampil berbeda, dan semua kelebihan dan kekurangan yang dimiliki perempuan adalah definisi cantik sesungguhnya.
Kata kunci: Semiotika, representasi kecantikan, inklusivitas kecantikan media sosial, kampanye produk kecantikan
Availability
| S202876SP | S2.MCM.027.25 | Hanya Tersedia Softcopy | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
S2.MCM.027.25
|
| Publisher | LSPR : Jakarta., 2025 |
| Collation |
-
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
NONE
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






