Image of FENOMENA TOP-DOWN DALAM PROSES KOMUNIKASI UNTUK TRANSFORMASI BISNIS YANG BERKELANJUTAN BERDASARKAN TEORI SENSEMAKING

Text

FENOMENA TOP-DOWN DALAM PROSES KOMUNIKASI UNTUK TRANSFORMASI BISNIS YANG BERKELANJUTAN BERDASARKAN TEORI SENSEMAKING



Penelitian ini mengkaji fenomena top-down dalam proses komunikasi transformasi bisnis berkelanjutan di PT Majapahit Dian Selaras (PT MDS), perusahaan alat kesehatan di Indonesia, melalui perspektif Teori Sensemaking dari Karl Weick. Dengan pendekatan kualitatif eksploratori studi kasus, wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga informan utama untuk memahami bagaimana makna dibentuk selama proses transformasi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun PT MDS telah memulai langkah seperti penerapan sistem manajemen digital, kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional, serta integrasi narasi keberlanjutan dalam komunikasi manajerial, perubahan tersebut lebih banyak didorong oleh tuntutan regulasi eksternal dibanding internalisasi budaya organisasi. Identitas baru sebagai “organisasi berkelanjutan” cenderung diarahkan pada validasi eksternal ketimbang pengalaman autentik internal. Gaya kepemimpinan yang hierarkis dengan pola komunikasi dominan top-down memperkuat kecenderungan tersebut, meskipun terdapat praktik partisipatif dalam skala terbatas. Pernyataan bahwa dominasi top-down semata-mata wajar karena PT MDS masih tergolong perusahaan baru kurang sepenuhnya tepat, sebab persoalan juga berakar pada karakter budaya organisasi dan keterbatasan ruang dialog. Proses sensemaking di perusahaan ini terlihat dalam upaya menerjemahkan sinyal regulasi eksternal menjadi arah strategis yang dianggap masuk akal, namun minimnya dialog inklusif membatasi keterlibatan karyawan, mengurangi adaptabilitas, dan berpotensi menimbulkan resistensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam industri dengan regulasi ketat, pendekatan top-down memang tidak terelakkan pada tahap awal, tetapi tidak cukup menopang transformasi jangka panjang. Diperlukan komunikasi partisipatif yang mendorong keselarasan internal, membuka ruang dialog, dan menjadikan keberlanjutan sebagai nilai hidup organisasi, bukan sekadar simbol atau arahan manajerial.

Kata Kunci: Fenomena Top-Down; Proses Komunikasi; Transformasi Bisnis Berkelanjutan; Sensemaking; Industri Alat Kesehatan


Availability

S202783SPS2.DCMM.028.25Hanya Tersedia HardcopyAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
S2.DCMM.028.25
Publisher LSPR : Jakarta.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this