Image of

Text

"KOMUNIKASI INTERKULTURAL DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN: STUDI KASUS PERAWAT INDONESIA DI BELANDA"



Komunikasi dan budaya saling mempengaruhi dalam interaksi antarindividu, terutama seiring meningkatnya migrasi internasional yang berdampak pada profesi perawat Indonesia yang ada di Belanda. Banyak perawat Indonesia kini bekerja di luar negeri, termasuk Belanda. Perbedaan sistem kesehatan, bahasa, dan nilai-nilai budaya antara kedua negara kerap menimbulkan hambatan komunikasi yang dapat mempengaruhi kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi interkultural dalam praktik keperawatan oleh perawat Indonesia di Belanda, serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Wawancara dilakukan dengan lima informan yang terdiri dari perawat Indonesia, perawat Belanda, manajer institusi kesehatan, dan informan ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala bahasa muncul pada tahap awal di Belanda, namun dapat diatasi melalui proses adaptasi. Tantangan utama yang bersifat berkelanjutan adalah perbedaan gaya komunikasi budaya Indonesia yang high-context cenderung tidak langsung dan menghindarari konfrontasi, sedangkan budaya Belanda yang low-context lebih terbuka dan langsung. Perbedaan ini sering memicu miskomunikasi dalam interaksi profesional.

Komunikasi interkultural, perawat, migrasi internasional, budaya high-context dan low-context, adaptasi budaya


Availability

S202723SPS2.HCM.001.25Hanya Tersedia Softcopy.Available

Detail Information

Series Title
-
Call Number
S2.HCM.001.25
Publisher LSPR : Jakarta..,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this