<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10018">
 <titleInfo>
  <title>Studi Netnografi Digital Support Komunitas SukareLahnMah Pada Film Lahn Mah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farida Himawati Murya Ardhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk digital support yang dilakukan oleh komunitas virtual #SukareLahnMah dalam menciptakan suasana buzz untuk mendukung film LahnMah di media sosial. Komunitas ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap film tersebut melalui berbagai bentuk aktivitas daring, seperti membagikan informasi, pengalaman pribadi, hingga menciptakan narasi emosional secara kolektif. Metode yang digunakan adalah netnografi, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital dan dokumentasi di platform X (Twitter). Teori yang digunakan adalah strategi buzzing public relations untuk melihat bagaimana komunikasi yang dibentuk oleh komunitas mampu menciptakan eksposur yang luas dan mendorong ketertarikan publik. Selain itu, analisis dilakukan menggunakan tiga dimensi digital support: informational support, emotional support, dan experiential support. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas #SukareLahnMah tidak hanya berperan sebagai penonton pasif, tetapi juga sebagai buzzer sukarela yang aktif membentuk persepsi publik melalui keterlibatan digital yang intens. Aktivitas mereka menjadi bagian dari strategi PR organik yang mampu mempengaruhi minat penonton dan meningkatkan visibilitas film secara signifikan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: netnografi, digital support, buzzing PR, komunitas virtual, film Lahn Mah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Dra. Ulani Yunus, MM</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Farida Himawati Murya Ardhani</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.049.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S103136SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.049.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10018</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-07 10:00:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-07 11:02:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>