<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9924">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Strategi Komunikasi Tiembi Cafe di Instagram Menggunakan Pendekatan AIDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rico Davlin Putrawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi komunikasi Tiembi Cafe, sebuah kedai kopi berkonsep homey, melalui platform Instagram @tiembijkt dengan menggunakan pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Sebagai bisnis yang berkembang di era digital, Tiembi Cafe secara aktif memanfaatkan Instagram untuk membangun kesadaran merek dan berinteraksi dengan audiensnya, namun penerapan strateginya cenderung bersifat organik. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan internal (pemilik dan tim komunikasi) dan eksternal (konsumen aktif dan pasif), serta observasi non-partisipatif yang dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tiembi telah berhasil menerapkan elemen Attention secara superior melalui kualitas visual yang profesional dan konsisten, serta Interest yang efektif dengan fokus pada konten inovasi produk dan suasana kafe. Namun, terdapat kelemahan signifikan pada tahapan selanjutnya. Tahap Desire kurang maksimal karena minimnya pemanfaatan insentif seperti promosi atau giveaway yang diminati konsumen, sementara tahap Action sangat lemah akibat tidak adanya Call-to-Action (CTA) yang jelas. Akibatnya, keterlibatan konsumen yang terjadi lebih banyak bersifat pasif (seperti likes dan shares) daripada aktif (komentar dan User-Generated Content). Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi Instagram Tiembi Cafe lebih berfungsi sebagai &quot;etalase&quot; digital yang menarik, namun belum optimal menjadi &quot;ruang interaksi&quot; yang mendorong partisipasi aktif audiens.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, AIDA, Instagram, Kafe, Media Sosial</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Safaruddin Husada,  M.I.Kom</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rico Davlin Putrawan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.135.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S103042SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.135.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9924</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 16:12:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 09:34:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>