<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9838">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Public Relations Dalam Pemulihan Reputasi Pascakrisis Di Industri Hiburan:</title>
  <subTitle>Studi Kasus Kloud Senopati</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kiarra Oktavia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis reputasi yang menimpa Kloud Senopati akibat pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba pada akhir tahun 2023 memicu tekanan publik yang signifikan terhadap eksistensi dan kredibilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi public relations yang diterapkan dalam pemulihan reputasi pasca-krisis, mengevaluasi hambatan yang dihadapi, serta menilai efektivitas dari strategi yang dijalankan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung terhadap aktivitas komunikasi dan branding Kloud Senopati. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kloud Senopati menerapkan kombinasi strategi berdasarkan Image Restoration Theory dan Situational Crisis Communication Theory, di antaranya strategi denial, corrective action, reducing offensiveness, dan mortification. Strategi mortification menjadi langkah krusial melalui pengakuan tanggung jawab moral, penyampaian permintaan maaf, serta tindakan tegas berupa pemecatan oknum dan pembenahan sistem keamanan. Di sisi lain, strategi denial yang digunakan di awal krisis dinilai kurang tepat karena berpotensi memperburuk persepsi publik. Perusahaan juga meluncurkan strategi rebranding sebagai bagian dari komunikasi pemulihan, namun sebagian besar masih bersifat kosmetik dan belum menyentuh transformasi nilai serta budaya organisasi secara menyeluruh. Hambatan utama dalam proses ini adalah rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap keaslian perubahan yang dilakukan. Oleh karena itu, disarankan agar Kloud Senopati melakukan rebranding secara holistik, memperkuat komunikasi yang transparan, dan membangun sistem evaluasi reputasi yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: krisis reputasi, strategi komunikasi, public relations, rebranding</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Rudi Sukandar, Ph.D.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kiarra Oktavia</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.217.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102956SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.217.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9838</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 14:36:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 13:41:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>